
Simson Omabak adalah salah satu penerima beasiswa Tomawin yang sukses menempuh perkuliahan di Negeri Kanguru. Ia berasal dari Opitawak, sebuah kampung di Lembah Waa, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika Papua Tengah. Simson seorang putra suku Amungme dan lahir di Opitawak dari pasangan bapak Marius Omabak dan ibu Tapida Omaleng.
Simson menjadi sudah penerima beasiswa Tomawin sejak mengenyam pendidikan di bangku SMA. Ia kemudian berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan studinya di Australia. Pria penggemar sepak bola ini mengaku sangat senang ketika mendapatkan kesempatan belajar di University of South Australia.

Namun ia juga mengakui bahwa selama proses belajar dari awal hingga akan berakhir dalam waktu dekat ini, beragam tangangan selalu ia hadapi. Pengalaman susah dan senang ia lewati selama masa studi dan ia menerima semuanya sebagai bagian dari proses belajar itu sendiri. Ia memilih untuk tetap fokus belajar dan berusaha keras hingga akhirnya memastikan studinya selesai dan dapat diwisuda pada tahun ini.
Simson menceritakan bahwa dalam proses awal berkualiah di Australia ia menghadapi kendala karena harus melakukan penyesuaian atau adaptasi di lingkungan kampus dan tempat tinggalnya di luar negeri. Situasi sangat jauh berbeda dari apa yang selama ini dialamminya hingga bangku pendidikan menengah. Ia pun mengaku kaget karena mengalami culture shock.

Ia menyadari bahwa utuk melalui semuanya itu tergantung dari dirinya sendiri. Ia memilih untuk bergaul dengan orang dari lintas budaya dan tidak merasa canggung untuk menyampaikan pendapat maupun bertanya kepada dosen di kampus. Salah satu hal yang ia contohkan tentang perubahan yang harus ia lakukan adalah time management. Mengatur waktu dengan baik telah menjadi bagian dari kunci sukses bagi Simson dalam menyelesaikan kuliahnya pada jurusan Environmental Science University of South Australis.
Selain belajar mengandalkan dirinya sendiri, Simson juga mendapat motivasi berharga dari kedua orangtuanya. Nasihat mereka untuk Simson adalah selalu ingat pada Tuhan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan apapun. Berdoa akan membantu Anda dalam kesulitan di perantauan. Simson juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada Tomawin yang berperan sangat vital baginya selaku seorang putra Amungme yang menyelesaikan studi di luar negeri. Ia berharap agar ke depan PT Freeport Indonesia membuka lebih banyak kesempatan bagi adik-adiknya agar bisa mengikuti jejaknya berkuliah di Australia. Ia juga bercita-cita dapat bekerja di lingkungan PT Freeport Indonesia, khususnya di bagian environmental.
